Sunday, November 23, 2014

Cuma Cibodas, tapi Ga Cuma-cuma

Sampai hari ini, gw dan teman-teman kantor masih belum puas "pamer" kebahagiaan outing tanggal 20-21 November kemarin. Mungkin yang ga sekantor sama gw mikir dan bisa jadi nyinyir, "Palingan anak-anak Think.Web gembor-gembor tentang outing buat nutupin rasa kecewa dan betenya." Kenapa kecewa dan bete? Karena outing-nya ke Cibodas. Kemping 2 hari 1 malam.

Ini jawaban gw sejujur-jujurnya: Gw sih seneng beneran. Sangat berkesan. Ga tau sih yang lain.

Well memang, outing dari kantor itu biasanya berisi rangkaian aktivitas yang "manjain" karyawannya. Ke luar negeri, nginep di hotel, ke museum, bangunan bersejarah, snorkling, mantai, karaokean, makan di restoran, dan seterusnya. Kalopun di dalam negeri, tempatnya pasti yang oke punya. Tujuan wisata yang bule juga banyak dateng ke situ.

Ini Think.Web, cuma ke Cibodas. Naik bus. Udah kaya study tour SMA.

Jangan kira gw dan teman-teman yang lain langsung happy sorak sorai pas denger Cibodas. "Maaaan... like seriously?? Cibodas, that Cibodas? Puncak sanaan dikit? Oh God."
Ya, I was also being grumpy.

Trus kenapa outing yang cuma ke Cibodas dibilang ga cuma-cuma?

Buat gw, outing ini ngasih gambaran siapa gw. Outing ini menyadarkan gw, sebagai manusia gw masih banyak kekurangan. Outing ini bikin gw memandang teman-teman dari sisi yang berbeda. Outing ini bikin gw malu sama diri sendiri, bikin gw mikir. 

Semua pengalaman berharga dan berkesan ini kita dapat dengan ga cuma-cuma. Penuh perjuangan, tekad dan semangat.

Gw sangatlah tidak kreatif.
Terbukti dari tidak bisanya gw menyelesaikan masalah di tantangan yang "pake mikir" atau "pakai otak". Gw cuma bisa memberikan semangat, bantu-bantu megangin, narikin, ngambilin. Sangatlah bukan problem solver. Satu tantangan tidak pernah menang karena gw. Even cuma kuis tebak judul film.

Tapi kelompok gw ga terus menyalahkan gw. Secara otomatis, kita semua saling menutupi kekurangan. Berusaha menyelesaikan semua tantangan walaupun kita tau lawan lebih kuat. Gw belajar artinya kebersamaan di sini, belajar pantang menyerah, belajar kerja sama dan saling membantu dalam team.

Dan mungkin dalam keseharian di kantor, team gw melakukan hal yang sama. Selalu menutupi kekurangan gw dan membantu untuk menyelesaikan sebuah masalah. Somehow, it's so overwhelming.

Gw ga ambisius.
Setiap ada games yang banyak syaratnya dan banyak peminatnya, gw memilih untuk kalah duluan dengan dalih kasih kesempatan buat yang lain. 

Tapi tanpa gw sadari, outing ini memaksa gw untuk ambisius. Ambisius menyelesaikan perjalanan yang sangatlah tidak mudah. Perjalanan yang membuat kaki, betis, dan paha semua orang sakit. 

Di sini gw belajar, sesulit apapun kondisinya, ketika sudah dijalani kita ga bisa berhenti di tengah jalan. Karena putar balik bukanlah jalan keluar. Sesekali boleh istirahat, ambil nafas, atau pegangan sama teman minta bantuan. Segala usaha jerih payah dan kucuran keringat, pasti membuahkan hasil. Apapun bentuknya. Ga ada yang sia-sia.

Gw egois.
Katanya, ketika orang tracking atau naik gunung, sikap aslinya akan keluar. Ya, ternyata gw egois. Di dalam kondisi capek, tujuan masih jauh, jalanan terus-terusan berbatu dan nanjak, gw jarang untuk mau nungguin teman yang ketinggalan di belakang. Gw lebih memilih untuk jalan terus. Diam, ga mikirin teman di belakang ngomong apa. 

Tapi, di saat gw yang sedang kelelahan dan kaki memaksa untuk berhenti, justru mereka rela menunggu. Dan sepanjang perjalanan yang melelahkan itu, kita tetap saling menghibur dan memberi semangat. 

Teman yang selalu ada di kala senang dan susah itu, ada loh. :)

Hebat kan? Perjalanan 2 hari 1 malam bisa bikin gw sadar, kalo banyak yang harus gw benahi. Bikin gw sadar, ternyata gw bisa dan sanggup menyelasaikan sebuah kesulitan yang besar, asal mau dicoba. Yang paling gw suka, dari perjalanan ini gw melihat dan merasakan sendiri kalau ternyata Think.Web benar-benar sebuah keluarga yang hangat dan banyak orang baik di dalamnya. 

Pada akhirnya tempat bukanlah jadi masalah. Klise, tapi ini kisah nyata.

Yang kalian lihat bukanlah kita sedang membangga-banggakan tempat outing, tapi kita yang sedang bangga sama pencapaian diri sendiri.

"Push the limit" bukanlah lagi sekedar quotes-nya mas Rama. We literally did it guys! Be proud!






#TWKeramat
#TWCamp
#TWCBDS
#myofficeisbetterthanyours
#happinessoverload


---
@agesarah

3 comments:

  1. Hanya rasa syukur yg dihayati bisa mengubah sudut pandang negatif menjadi positif..nice share ge

    ReplyDelete